KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketidakpastian global, franc Swiss (CHF) dinilai masih menjadi mata uang safe haven favorit investor. Prospeknya bahkan dianggap lebih stabil dibanding yen Jepang (JPY) yang masih dibayangi tekanan kebijakan moneter domestik. Melansir Trading Economics pada Senin (25/5) pukul 16.30 WIB, indeks dolar AS (DXY) berada di level 99,072. Sejalan dengan itu, mata uang yen Jepang berada di kisaran 158,9 per dolar AS atau menguat 0,25% dalam sebulan. Sementara itu, franc Swiss juga menguat sekitar 0,46% dalam sebulan terakhir menjadi 0,782 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, yen Jepang sejatinya belum menunjukkan penguatan yang solid. Pergerakannya masih tertahan oleh intervensi otoritas Jepang, di tengah pelemahan yen secara tahunan yang mencapai 11,26%.
Franc Swiss Masih Jadi Valas Safe Haven Favorit, Begini Kata Analis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketidakpastian global, franc Swiss (CHF) dinilai masih menjadi mata uang safe haven favorit investor. Prospeknya bahkan dianggap lebih stabil dibanding yen Jepang (JPY) yang masih dibayangi tekanan kebijakan moneter domestik. Melansir Trading Economics pada Senin (25/5) pukul 16.30 WIB, indeks dolar AS (DXY) berada di level 99,072. Sejalan dengan itu, mata uang yen Jepang berada di kisaran 158,9 per dolar AS atau menguat 0,25% dalam sebulan. Sementara itu, franc Swiss juga menguat sekitar 0,46% dalam sebulan terakhir menjadi 0,782 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, yen Jepang sejatinya belum menunjukkan penguatan yang solid. Pergerakannya masih tertahan oleh intervensi otoritas Jepang, di tengah pelemahan yen secara tahunan yang mencapai 11,26%.
TAG: