KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan FTSE Russell mempertahankan pasar saham Indonesia di kategori emerging market dan tidak memasukkannya ke dalam watchlist belum mampu menghentikan tekanan jual asing di Bursa Efek Indonesia (BEI). FTSE Russell pada Rabu (7/10/2026) menyatakan akan terus memantau efektivitas reformasi integritas pasar modal Indonesia, termasuk terkait transparansi pemegang saham, klasifikasi investor, free float minimum, dan pengawasan pasar. “Keputusan ini mengurangi salah satu tail risk terhadap pasar Indonesia,” kata Head of Research PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto kemarin.
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Dana Asing Tetap Kabur dari BEI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan FTSE Russell mempertahankan pasar saham Indonesia di kategori emerging market dan tidak memasukkannya ke dalam watchlist belum mampu menghentikan tekanan jual asing di Bursa Efek Indonesia (BEI). FTSE Russell pada Rabu (7/10/2026) menyatakan akan terus memantau efektivitas reformasi integritas pasar modal Indonesia, termasuk terkait transparansi pemegang saham, klasifikasi investor, free float minimum, dan pengawasan pasar. “Keputusan ini mengurangi salah satu tail risk terhadap pasar Indonesia,” kata Head of Research PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto kemarin.
TAG: