KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terinspirasi dari produk organik dalam kemasan siap pakai, Putri Nasution mengembangkan Puri Food and Healthy. Ini adalah label produk gula aren cair yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Putri mengungkapkan, usahanya mengusung konsep
couple preneur alias mengembangkan bisnis bersama pasangan. Kata Puri dalam merek bisnisnya merupakan akronim dari nama Putri dan sang suami, Ari. Kiprah Puri Food and Healthy bermula dari 2021 di Langkat, Sumatra Utara, saat pandemi Covid-19 melanda. Putri bersama suaminya ingin menawarkan produk yang bisa memudahkan konsumen dalam menggunakan gula aren cair tanpa proses yang rumit dan panjang.
Baca Juga: Menyulap Karung Goni Bekas Jadi Produk Bernilai Setelah melalui masa uji coba sebanyak lima kali, usaha Putri pun berbuah hasil dengan mengusung jenama Puri Aren Cair. "Kami fokus di gula aren cair. Produk Puri Aren Cair bersifat herbal dan organik tanpa ada bahan tambahan dan pengawet. Bahan baku hanya dari air nira aren asli," kata Putri kepada KONTAN, Selasa (16/6) lalu.
Baca Juga: Cuan Menjajakan Batik Khas Jakarta Putri mengklaim, Puri Aren Cair hanya berbahan baku air nira aren, tanpa ada bahan tambahan dan pengawet. Air nira dideres oleh petani binaan, sehingga kualitasnya bisa terjaga. Air nira aren langsung dimasak setelah dideres oleh petani, dengan batas pengambilan tidak boleh lewat dari 1,5 jam setelah dideres. Untuk menjaga pasokan bahan baku, Putri menggandeng sekitar 300 petani nira aren di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Mitra petani Puri Food and Healthy berada di Kecamatan Stabat, Kecamatan Hinai, dan Kecamatan Besitang.
Baca Juga: Kebab Berkembang Berkat Karyawan Sedangkan untuk pemasaran, Puri Food and Healthy aktif mengikuti pameran berskala nasional maupun internasional, selain memacu penjualan secara offline dan online. Putri mengatakan, bantuan dan pendampingan dari sejumlah institusi seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) membantu mendongkrak penjualan produk gula aren cairnya. Saat ini, produk Puri Aren Cair sudah menembus pasar ekspor ke sejumlah negara Asia dan Eropa. Pengiriman rutin Puri Aren Cair sudah berjalan ke Malaysia, terutama Kuala Lumpur, Penang, dan Johor Bahru. Ekspor Puri Aren Cair juga sudah menembus pasar Brunei, Thailand, Arab Saudi, serta Belanda.
Baca Juga: Menjaring Fulus hingga Mancanegara Di dalam negeri, produk Puri Aren Cair sudah tersedia di sekitar 80 supermarket yang tersebar di Pulau Sumatra dan Jawa. Puri Aren Cair juga sudah digunakan oleh sekitar 30 kedai kopi di Sumatra Utara. Cuan dari Puri Aren Cair semakin deras mengalir seiring dengan perluasan pasar. Putri pun bisa meraup omzet hingga lebih dari Rp 100 juta per bulan, bahkan bisa menembus sekitar Rp 300 juta saat musim puncak penjualan, seperti Ramadan atau bulan puasa. Untuk pengembangan usaha, Putri berinovasi. Salah satunya, membuat produk gula aren saset yang mulai dipasarkan tahun ini. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News