Fundamental Anak Usaha Solid, COIN Terapkan Prinsip Kehati-hatian Kelola Dana IPO



KONTAN.CO.ID - Jakarta, 21 Januari 2026 PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) memastikan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Strategi ini didasari oleh kondisi fundamental dan posisi keuangan anak perusahaan yang dinilai sangat solid sehingga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan.

Sebagaimana diketahui, Perseroan telah berhasil menghimpun dana segar senilai Rp220,58 miliar melalui IPO pada 9 Juli 2025. Perolehan dana hasil IPO tersebut direncanakan untuk memperkuat modal belanja dua anak perusahaan, yaitu Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) sebesar Rp175,99 miliar (85%) dan Lembaga Kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebesar Rp31,05 miliar (15%). Saat ini, dana hasil IPO tersebut masih belum direalisasikan dan ditempatkan dalam instrumen perbankan yang aman, seperti deposito dan giro.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Ade Wahyu mengungkapkan, pihaknya mengedepankan prinsip kehati-hatian dan bersikap adaptif terhadap dinamika yang terjadi di industri aset kripto. Atas pertimbangan tersebut, ditambah dengankondisifundamentalkeduaanakperusahaanyangmasih solid membuat COIN memilih untuk belum merealisasikan dana yang diperoleh dari IPO.


“Kami juga melihat fundamental dan posisi keuangan anak perusahaan kami, yakni Bursa CFX dan ICC sebagai bursa dan kustodian aset kripto pertama yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berada dalam posisi yang kuat. Untuk itu, kami akan mengamati situasidanperkembanganpasarterlebihdahulu,sebelum menggunakan dana IPO,” kata Ade.

Ade menambahkan, kondisi likuiditas internal yang solid pada CFX dan ICC memberikan fleksibilitas bagi Perseroan belum melakukan injeksi modal. Hal ini memungkinkan COIN untuk meninjau kembali momentum yang paling tepat dalam menyalurkan dana tersebut.

“Kami meyakini,strategiyangpenuhkehati-hatianinidiambilagarpenggunaandana IPO menjadi lebih efisien, tepat sasaran, dan memberikan dampak multiplier yang maksimal bagi rencana jangka panjang Perseroan,” imbuh Ade.

Ke depan, Perseroan berkomitmenuntukterusmemantauperkembanganpasardan industri aset kripto yang dinamis. Ade memastikan bahwa realisasi dana IPO nantinya akan dieksekusi pada momentum yang paling tepat, guna mendukung ekspansi bisnis serta memberikannilaitambahyangoptimalbagiseluruhpemegang saham.

Selanjutnya: Mengenal Badai Magnetik, Penjelasan dan Dampaknya di Wilayah Indonesia

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (21/1): Awas Hujan Ekstrem di Jakarta Sekitarnya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News