KONTAN.CO.ID – JAKARTA. FTSE Russell memutuskan bahwa pasar saham Indonesia tetap berada pada kategori Secondary Emerging Market. FTSE Russell juga tidak memasukkan Indonesia ke dalam Watch List. Dengan keputusan tersebut, fundamental ekonomi hingga kinerja emiten diproyeksi menjadi sejumlah faktor penentu kinerja reksadana saham ke depan. Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution, Henan Putihrai Asset Management (HPAM), Reza Fahmi Riawan mengatakan, sejumlah sentimen utama yang perlu dicermati untuk melihat kinerja reksadana saham meliputi arah kebijakan suku bunga global, stabilitas nilai tukar, serta dinamika harga komoditas dan energi. Selain itu, perkembangan geopolitik dan arah kebijakan domestik akan tetap menjadi faktor yang memengaruhi risk appetite investor.
Fundamental Ekonomi dan Kinerja Emiten Jadi Penentu Kinerja Reksadana Saham
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. FTSE Russell memutuskan bahwa pasar saham Indonesia tetap berada pada kategori Secondary Emerging Market. FTSE Russell juga tidak memasukkan Indonesia ke dalam Watch List. Dengan keputusan tersebut, fundamental ekonomi hingga kinerja emiten diproyeksi menjadi sejumlah faktor penentu kinerja reksadana saham ke depan. Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution, Henan Putihrai Asset Management (HPAM), Reza Fahmi Riawan mengatakan, sejumlah sentimen utama yang perlu dicermati untuk melihat kinerja reksadana saham meliputi arah kebijakan suku bunga global, stabilitas nilai tukar, serta dinamika harga komoditas dan energi. Selain itu, perkembangan geopolitik dan arah kebijakan domestik akan tetap menjadi faktor yang memengaruhi risk appetite investor.
TAG: