Fundamental Menguat, BNI Mencatat Pertumbuhan Kredit hingga 15,9% di Tahun 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Negara Indonesia  (BNI) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja fundamental solid. ank berlogo angka 46 itu mampu menjaga pertumbuhan kredit, memperkuat struktur pendanaan, serta mencatatkan perbaikan kualitas aset yang konsisten.

Hingga akhir tahun 2025, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 15,9% secara tahunan alias year on year (yoy), didukung oleh ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif. Pertumbuhan tersebut ditopang  struktur pendanaan yang semakin kuat, tercermin dari struktur pendanaan berbasis dana murah (CASA) yang semakin solid. Sehingga menopang efisiensi biaya dana di tengah dinamika pasar.

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan mengatakan, pencapaian tersebut mencerminkan ketahanan model bisnis BNI yang dibangun melalui penguatan fundamental, produktivitas, dan transformasi berkelanjutan.


"Sepanjang 2025 kami menghadapi tekanan eksternal yang tidak ringan, mulai dari volatilitas global hingga penyesuaian suku bunga. Namun BNI mampu menjaga pertumbuhan yang sehat dengan fokus pada pendanaan yang kuat, disiplin risiko, serta ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif," terang Putrama, Selasa (3/2). 

Baca Juga: BNI Telah Salurkan Kredit Senilai Rp 1,5 Triliun ke 577 SPPG

Menurut dia, transformasi BNI tidak hanya berfokus pada penguatan teknologi, tetapi juga mencakup penguatan organisasi dan peningkatan produktivitas secara menyeluruh. Upaya tersebut melalui peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, optimalisasi jaringan kantor dan pemanfaatan data analytics, serta penguatan platform digital guna meningkatkan kualitas layanan dan customer experience secara berkelanjutan.

Dalam transformasi digital, BNI terus mengembangkan wondr by BNI sebagai personal transaction platform. Hingga akhir 2025, jumlah pengguna wondr by BNI telah melampaui 12 juta.

Tingkat keaktifan transaksi yang jauh lebih tinggi dibandingkan platform sebelumnya. Peningkatan engagement nasabah ini turut berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan tabungan ritel dan penguatan CASA.

Selain itu, BNI menyempurnakan platform BNIdirect yang mencakup layanan cash management, trade finance, bank guarantee, dan Supply Chain Financing untuk segmen korporasi dan bisnis. Sepanjang tahun 2025, BNIdirect mencatat pertumbuhan jumlah pengguna dan nilai transaksi lebih dari 25% yoy yang berkontribusi langsung terhadap penguatan dana giro korporasi.

Di sisi internasional, BNI memperkuat menggarap pasar global melalui jaringan internasional di delapan pusat keuangan dunia. Serta kemitraan strategis dengan lebih dari 1.300 bank koresponden di 90 negara yang mencakup 16 mata uang.

Selanjutnya: Target Zakat Rp515 Miliar: BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan

Menarik Dibaca: Desain iPhone 17e: Bezel Tipis dan Charger Super Cepat Menanti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News