KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fuomo membuka 2026 dengan langkah strategis untuk memperkuat posisinya sebagai creator tools, bukan sekadar platform. Setelah merampungkan fase beta launch pada 2025 yang berfokus pada validasi kebutuhan kreator, Fuomo kini memperkuat fondasi bisnis melalui kolaborasi lintas benua. Langkah itu ditandai dengan bergabungnya Kevin Lee dari Korea Selatan sebagai Chief Financial Officer (CFO) serta Cornelius dari Eropa sebagai Chief Technology Officer (CTO). Masuknya dua talenta global ini menegaskan ambisi Fuomo membangun tools monetisasi kreator berstandar internasional, namun tetap relevan dengan kebutuhan kreator Indonesia. Chief Executive Officer Fuomo Marcell Tee menegaskan, sejak awal Fuomo hadir untuk menjawab persoalan mendasar kreator, yakni sistem monetisasi yang kerap tidak transparan. “Masalah kreator bukan di kreativitas atau audiens, tetapi pada mekanisme monetisasi. Kami ingin kreator memiliki kontrol penuh atas pendapatannya dan memahami secara jelas bagaimana mereka dibayar,” ujar Marcell dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).
Fuomo Perkuat Creator Tools lewat Kolaborasi Global
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fuomo membuka 2026 dengan langkah strategis untuk memperkuat posisinya sebagai creator tools, bukan sekadar platform. Setelah merampungkan fase beta launch pada 2025 yang berfokus pada validasi kebutuhan kreator, Fuomo kini memperkuat fondasi bisnis melalui kolaborasi lintas benua. Langkah itu ditandai dengan bergabungnya Kevin Lee dari Korea Selatan sebagai Chief Financial Officer (CFO) serta Cornelius dari Eropa sebagai Chief Technology Officer (CTO). Masuknya dua talenta global ini menegaskan ambisi Fuomo membangun tools monetisasi kreator berstandar internasional, namun tetap relevan dengan kebutuhan kreator Indonesia. Chief Executive Officer Fuomo Marcell Tee menegaskan, sejak awal Fuomo hadir untuk menjawab persoalan mendasar kreator, yakni sistem monetisasi yang kerap tidak transparan. “Masalah kreator bukan di kreativitas atau audiens, tetapi pada mekanisme monetisasi. Kami ingin kreator memiliki kontrol penuh atas pendapatannya dan memahami secara jelas bagaimana mereka dibayar,” ujar Marcell dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).
TAG: