JAKARTA. FWD Life Indonesia mengincar pendapatan premi hingga Rp 200 miliar sampai akhir tahun nanti. Target ini memang terbilang mini, mengingat FWD Life juga baru resmi beroperasi pada 20 Januari 2014 lalu. Tapi, perusahaan asuransi jiwa ini yakin bisa mencapai target premi lewat jalur distribusi keagenan, bancassurance dan kanal digital. "Saat ini, jumlah tenaga pemasar kami sebanyak 2.000 orang. Kami akan tambah menjadi 5.000 orang. Bank mitra kami pun baru satu ya, Bank Victoria. Kami akan tambah lagi. Kami juga punya kanal digital sekarang," ujar Paul Setio Kartono, Direktur Keuangan FWD Life, kemarin. FWD Life berharap, masing-masing jalur distribusi akan menyumbang porsi yang seimbang dari sebelumnya 100% di keagenan dan bancassurance. Saat ini, produk unitlink masih mendominasi penjualan FWD Life.
FWD Life membidik premi Rp 200 miliar
JAKARTA. FWD Life Indonesia mengincar pendapatan premi hingga Rp 200 miliar sampai akhir tahun nanti. Target ini memang terbilang mini, mengingat FWD Life juga baru resmi beroperasi pada 20 Januari 2014 lalu. Tapi, perusahaan asuransi jiwa ini yakin bisa mencapai target premi lewat jalur distribusi keagenan, bancassurance dan kanal digital. "Saat ini, jumlah tenaga pemasar kami sebanyak 2.000 orang. Kami akan tambah menjadi 5.000 orang. Bank mitra kami pun baru satu ya, Bank Victoria. Kami akan tambah lagi. Kami juga punya kanal digital sekarang," ujar Paul Setio Kartono, Direktur Keuangan FWD Life, kemarin. FWD Life berharap, masing-masing jalur distribusi akan menyumbang porsi yang seimbang dari sebelumnya 100% di keagenan dan bancassurance. Saat ini, produk unitlink masih mendominasi penjualan FWD Life.