KONTAN.CO.ID – MILWAUKEE. Persoalan kelebihan kapasitas industri kembali menjadi ganjalan dalam pertemuan para menteri perdagangan G20. Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara menilai lonjakan produk murah, terutama dari Tiongkok, mulai menekan industri dalam negeri mereka. Para menteri perdagangan G20 sepakat mengecam penggunaan pangan sebagai alat pemaksaan dalam perdagangan. Namun, mereka belum berhasil mencapai kesepakatan terkait isu kerja paksa dalam rantai pasok dan kelebihan kapasitas industri yang bersifat struktural. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan, sebagian besar negara G20 mengakui kelebihan kapasitas industri sebagai persoalan yang perlu segera ditangani. Kondisi tersebut dinilai membuat pasar dibanjiri produk ekspor murah.
G20 Soroti Banjir Produk Murah Tiongkok yang Mengancam Industri Global
KONTAN.CO.ID – MILWAUKEE. Persoalan kelebihan kapasitas industri kembali menjadi ganjalan dalam pertemuan para menteri perdagangan G20. Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara menilai lonjakan produk murah, terutama dari Tiongkok, mulai menekan industri dalam negeri mereka. Para menteri perdagangan G20 sepakat mengecam penggunaan pangan sebagai alat pemaksaan dalam perdagangan. Namun, mereka belum berhasil mencapai kesepakatan terkait isu kerja paksa dalam rantai pasok dan kelebihan kapasitas industri yang bersifat struktural. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan, sebagian besar negara G20 mengakui kelebihan kapasitas industri sebagai persoalan yang perlu segera ditangani. Kondisi tersebut dinilai membuat pasar dibanjiri produk ekspor murah.
TAG: