KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate sudah naik 100 basis poin (bps) dan kini masih berada di level 5,75%. Hal itu bisa saja berpotensi membuat biaya dana naik secara bertahap pada Semester II-2026. Seiring hal tersebut, PT Gadai Mas Nusantara melihat kenaikan biaya pendanaan menjadi salah satu faktor yang terus diantisipasi dalam pengelolaan likuiditas. Dalam menyikapi kondisi itu, Corporate Secretary and Legal Gadai Mas Nusantara, Evi Mayanti Situmorang menerangkan pihaknya akan mengoptimalkan struktur dan biaya pendanaan melalui diversifikasi sumber pendanaan.
Gadai Mas Nusantara Cari Alternatif Sumber Pendanaan dari Luar Perbankan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate sudah naik 100 basis poin (bps) dan kini masih berada di level 5,75%. Hal itu bisa saja berpotensi membuat biaya dana naik secara bertahap pada Semester II-2026. Seiring hal tersebut, PT Gadai Mas Nusantara melihat kenaikan biaya pendanaan menjadi salah satu faktor yang terus diantisipasi dalam pengelolaan likuiditas. Dalam menyikapi kondisi itu, Corporate Secretary and Legal Gadai Mas Nusantara, Evi Mayanti Situmorang menerangkan pihaknya akan mengoptimalkan struktur dan biaya pendanaan melalui diversifikasi sumber pendanaan.
TAG: