Gadai ValueMax Sebut Kebutuhan Tenaga Penaksir Akan Terus Meningkat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pergadaian swasta PT Gadai ValueMax Indonesia menyebut kebutuhan terhadap profesi tenaga penaksir terus mengalami peningkatan seiring menjamurnya bisnis pergadaian di Indonesia dan meningkatnya minat masyarakat terhadap aset emas yang mendorong kebutuhan tenaga penaksir ahli.

"Seiring dengan menjamurnya bisnis pergadaian, keperluan tenaga penaksir tentu meningkat dengan penambahan cabang dan boomingnya minat masyarakat terhadap aset emas," ujar Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja kepada Kontan, Kamis (8/1/26).

Baca Juga: Gadai ValueMax Fokus Gadai Emas, Targetkan Pertumbuhan 227% di 2026


Brian juga mengatakan bahwa perusahaan akan secara konsisten mengikuti ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan setiap kantor cabang pergadaian memiliki minimal satu tenaga penaksir bersertifikat Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP).

"Perusahaan selalu mengikuti dengan ketat ketentuan OJK yaitu setiap cabang diwajibkan ada minimal satu penaksir bersertifikat BNSP di setiap saat," ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, hingga saat ini Gadai ValueMax sudah memiliki 9 cabang, dan setiap cabang perusahaannya telah menerapkan sistem dual control dengan minimal tersedia tiga tenaga penaksir ahli untuk menjamin kualitas penilaian.

Baca Juga: POJK Baru Buka Persaingan, Gadai ValueMax Siapkan Strategi Hadapi 2026

Ia menambahkan bahwa kebutuhan tenaga penaksir perusahaan dapat dipenuhi melalui proses rekrutmen karyawan baru maupun pelatihan staf yang sudah ada dan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), baik untuk mendukung ekspansi bisnis atau mengisi posisi akibat mutasi karyawan.

"Kebutuhan tenaga penaksiran biasa terpenuhi melalui hiring dari luar maupun dar training staff eksisting secara internal, dan disertifikasi BNSP," ujarnya.

Program pelatihan karyawan sendiri akan dilakukan baik secara internal maupun eksternal, melalui insentif penaksiran barang jaminan dan manajemen risiko, serta didukung penempatan langsung di cabang agar karyawan memperoleh pengalaman kerja secara nyata.

Baca Juga: Strategi Gadai ValueMax Hadapi Keterbatasan Dana Non-Bank

Selanjutnya: Rupiah Terpuruk ke Level Terburuk Sejak April 2025, Simak Proyeksinya Jumat (9/1)

Menarik Dibaca: Promo Berhadiah Indomaret Periode 8-21 Januari 2026, Derma Angel Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News