Gadai ValueMax Terapkan Strategi Ini Guna Mendorong Kinerja Laba ke Depan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gadai ValueMax Indonesia menerapkan sejumlah strategi guna mendorong kinerja laba ke depannya. Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja menerangkan salah satu strateginya adakan berfokus pada peningkatan produktivitas cabang yang sudah ada. 

"Jadi, sebelum membuka banyak cabang baru, kami ingin memastikan cabang yang sudah berjalan bisa makin matang dan memberikan kontribusi yang optimal," ungkapnya kepada Kontan, Sabtu (9/10/2026). 

Selain itu, Brian mengatakan perusahaan juga akan menjaga kualitas penaksiran dan portofolio, mengelola biaya pendanaan dengan baik, serta meningkatkan efisiensi operasional. 


Baca Juga: Gadai ValueMax Indonesia Sebut Tren Makan Tabungan Bisa Pengaruhi Minat Gadai

Brian mengatakan Gadai ValueMax juga terus melihat peluang untuk meningkatkan basis nasabah dan melakukan ekspansi secara selektif. 

Intinya, Brian bilang pihaknya ingin pertumbuhan omzet dan outstanding loan bisa berjalan seimbang dengan pertumbuhan laba. Dia tidak ingin portofolio perusahaan tumbuh tinggi, tetapi biaya dan risikonya juga ikut meningkat secara tidak terkendali.

Untuk ValueMax, Brian mengatakan sejauh ini perusahaan mengalami pertumbuhan outstanding pembiayaan dan produktivitas cabang yang makin baik. Adapun nilai penyaluran pembiayaan Gadai ValueMax sampai Semester I-2026 sebesar Rp 700 miliar. 

Baca Juga: ValueMax Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan 300% hingga Semester I-2026

Selain itu, Brian menyampaikan sejak awal tahun ini, Gadai ValueMax juga cukup fokus pada pengendalian biaya operasional dan meningkatkan efisiensi di cabang maupun kantor pusat. Bagi perusahaan, dia bilang hal yang cukup penting fokus perusahaan sekarang bukan hanya mengejar pertumbuhan pembiayaan, tetapi membuat pertumbuhan tersebut bisa makin memberikan kontribusi terhadap profit.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, perolehan laba industri pergadaian mencapai Rp 8,57 triliun per Agustus 2026, atau tumbuh sebesar 69,73% YoY. 

Baca Juga: Gadai ValueMax Sebut Ketersediaan Penyimpanan Barang Jaminan Jadi Tantangan Industri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News