Gaikindo Sebut Harga Ideal Mobil Listrik Ada di Kisaran Rp 350 Juta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan jika persaingan pasar mobil listrik dan non-listrik akan semakin ketat tahun depan. Hal ini juga ditandai dengan hadirnya model mobil baru serta merk baru.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto menjelaskan pihaknya menargetkan penjualan mobil tahun 2023 dipatok di angka 975.000 unit. Di dalam jumlah tersebut, sudah termasuk dengan penjualan mobil listrik.

"Dari target tersebut, jumlah penjualan mobil listrik masih belum besar. Masih jauh dibandingkan mobil non-listrik," ujarnya saat dihubungi oleh Kontan, Rabu (9/11).


Dirinya tidak mengelaborasi lebih dalam. Namun sebagai perbandingan, per Oktober 2022 penjualan mobil wholesales nasional adalah 93.197 unit, naik 23,3% atau sebanyak 17. 642 unit dari Oktober 2021 di angka 75.555 unit. Penjualan mobil retail mencetak angka 89.651 unit per Oktober 2022, naik 16,4% atau sekitar 12.649 unit dari periode Oktober 2021 di angka 77.002 unit.

Baca Juga: Tahun Depan, Mobil Listrik yang Mengaspal di Indonesia Diprediksi Makin Ramai

Sementara itu, penjualan mobil listrik atau electric vehicle (EV) dari beberapa produsen adalah sebanyak 2.157 unit per Oktober 2022.

Lebih lanjut, Jongkie mengayakan jika idealnya harga mobil listrik bisa dibanderol harga Rp 350 juta dengan jenis MPV, 5 pintu dan 7 tempat duduk. Ia mengurai, rentang harga tersebut juga sesuai dengan daya beli masyarakat yang mampu membeli mobil dengan harga Rp 300 juta ke bawah.

"Mobil listrik tinggal tunggu pembangunan infrastruktur yang merata dan ada produk yang harganya terjangkau dan disainnya sesuai dengan keinginan masyarakat, yakni MPV, 5 pintu, dan 7 seater," sambungnya lagi.

Jongkie juga berharap tahun 2023 mendatang, daya beli masyarakat bisa meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

"Mudah-mudahan pendapatan masyarakat bisa meningkat juga dari yang saat ini sebesar US$ 4.300," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi