GAIKINDO: Target TKDN EV 80% pada 2030 Bisa Tercapai, Asal Penjualan Naik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri otomotif menilai target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kendaraan listrik 80% pada 2030 masih realistis. Namun, pencapaiannya membutuhkan pertumbuhan penjualan Battery Electric Vehicle (BEV). Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Jongkie D. Sugiarto mengatakan, sebagian merek mobil sudah mampu memenuhi target TKDN 60% pada 2027. Sementara itu, produsen yang belum siap masih mempercepat produksi komponen di dalam negeri. “Sebagian dari merek mobil sudah sanggup untuk memakai TKDN 60% di tahun 2027. Yang belum sanggup sedang berusaha mempercepat produksi komponen dalam negerinya,” ujar Jongkie kepada KONTAN, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: TKDN Mobil Listrik Naik Jadi 80% di 2030, Seberapa Besar Nilai Tambah bagi Indonesia? Menurut Jongkie, peningkatan TKDN juga dapat mendorong masuknya investasi dan penggunaan tenaga kerja lokal. Saat ini, komponen lokal pada mobil BEV masih terbatas pada battery pack. Sementara itu, komponen lainnya masih menunggu tercapainya skala ekonomi. Target TKDN 80% pada 2030 dinilai dapat dicapai jika pasar BEV terus tumbuh. Pertumbuhan penjualan diperlukan agar produksi komponen lokal mencapai skala ekonomi yang mendukung investasi. “Target 80% di tahun 2030 bisa dicapai kalau angka penjualan BEV terus meningkat dan skala ekonomis pabrik komponennya dapat tercapai,” ujar Jongkie. Dengan kondisi tersebut pertumbuhan pasar BEV menjadi salah satu kunci untuk memperluas penggunaan komponen lokal. Hal tersebut sekaligus dapat memperkuat rantai pasok kendaraan listrik di dalam negeri.

Baca Juga: Pabrik BYD Subang Resmi Beroperasi, Pemerintah Dorong TKDN Kendaraan Listrik


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News