JAKARTA. Strategi melansir produk ban anyar menjadi amunisi bagi PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) untuk menggenjot kinerja perusahaan. Langkah ini memang perlu dilakukan produsen ban domestik ini mengingat kinerja perusahaan selama enam bulan pertama tahun 2015 terbilang kurang memuaskan. Pada periode tersebut, penjualan Gajah Tunggal turun 5,59% menjadi Rp 6,195 triliun. Padahal, periode yang sama tahun lalu sanggup meraup pendapatan Rp 6,562 triliun. Tak tanggung-tanggung, produsen ban langsung melansir tiga produk ban sekaligus. Yakni Champiro BXT Plus, BXT Pro dan GTX Pro.
Gajah Tunggal garap pasar ban ritel serta ekspor
JAKARTA. Strategi melansir produk ban anyar menjadi amunisi bagi PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) untuk menggenjot kinerja perusahaan. Langkah ini memang perlu dilakukan produsen ban domestik ini mengingat kinerja perusahaan selama enam bulan pertama tahun 2015 terbilang kurang memuaskan. Pada periode tersebut, penjualan Gajah Tunggal turun 5,59% menjadi Rp 6,195 triliun. Padahal, periode yang sama tahun lalu sanggup meraup pendapatan Rp 6,562 triliun. Tak tanggung-tanggung, produsen ban langsung melansir tiga produk ban sekaligus. Yakni Champiro BXT Plus, BXT Pro dan GTX Pro.