Gaji CEO JPMorgan Jamie Dimon Naik Menjadi Lebih dari Rp 700 Miliar pada 2025



KONTAN.CO.ID - Paket kompensasi CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, pada 2025 naik 10,3% menjadi US$43 juta atau sekitar lebih Rp 700 miliar, menyusul kinerja solid bank tersebut sepanjang tahun lalu dan keberhasilannya melampaui estimasi laba kuartal IV.

Melansir Reuters Jumat (23/1/2026), kompensasi Dimon sebagai pimpinan bank terbesar di Amerika Serikat (AS) itu terdiri dari gaji pokok US$1,5 juta dan insentif sebesar US$41,5 juta.

Baca Juga: Intel Proyeksikan Pendapatan dan Laba Kuartal I di Bawah Ekspektasi


Pada 2024, Dimon menerima kompensasi US$39 juta, setara dengan CEO Goldman Sachs David Solomon.

Sebelumnya, ia dibayar US$36 juta pada 2023, serta US$34,5 juta pada 2021 dan 2022, di tengah ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, dan dampak lanjutan pandemi COVID-19.

“Besaran kompensasi tahunan 2025 mencerminkan kepemimpinan Tuan Dimon dalam mengelola perusahaan, dengan kinerja kuat di seluruh lini bisnis unggulan dan hasil keuangan yang solid, serta neraca yang sangat kuat,” ujar dewan direksi JPMorgan dalam keterbukaan informasi.

Dimon yang kini berusia 69 tahun telah memimpin JPMorgan sejak 2005. Berdasarkan data Forbes, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$2,8 miliar.

Ia merupakan salah satu eksekutif paling berpengaruh di dunia korporasi AS, dan isu suksesi kepemimpinannya telah lama menjadi bahan spekulasi di Wall Street.

Baca Juga: AS Izinkan China Beli Minyak Venezuela, Tapi Bukan dengan Harga Bantingan Era Maduro

Meski demikian, Dimon mengatakan ingin tetap menjabat setidaknya lima tahun lagi, saat ditanya mengenai rencana ke depan dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS pekan lalu.

Saham JPMorgan tercatat melonjak 34% sepanjang 2025, mengungguli kinerja pasar saham secara keseluruhan.

Selanjutnya: Nasib Arne Slot di Liverpool: Aman Sementara, 4 Pelatih Baru Mulai Dipantau

Menarik Dibaca: Nasib Tragis 7 Karakter Film Ini, Tersesat dan Berjuang Hidup Sendirian