Gaji John Ternus Jadi CEO Apple Capai Rp1 Triliun, Ini Rinciannya



KONTAN.CO.ID - John Ternus mendapat kenaikan kompensasi besar setelah resmi menggantikan Tim Cook sebagai CEO Apple.

Untuk tahun fiskal 2027, Ternus akan menerima gaji dan paket saham dengan nilai target sekitar US$58 juta atau Rp1,03 triliun.


Mengutip Apple Insider, angka tersebut dihitung dari gaji pokok US$3 juta dan paket saham senilai US$55 juta. Nilai tersebut belum memasukkan bonus yang mungkin diterimanya.

Informasi tersebut dilaporkan Bloomberg setelah pergantian posisi CEO Apple dari Cook kepada Ternus.

Gaji John Ternus Capai Rp53,2 Miliar

Sebagai CEO Apple, Ternus akan mendapatkan gaji pokok US$3 juta per tahun, nominal tersebut setara sekitar Rp53,22 miliar.

Namun, bagian terbesar dari kompensasi Ternus berasal dari saham. Apple menargetkan memberikan paket saham senilai US$55 juta pada 2027. Nilainya setara sekitar Rp975,7 miliar.

Jika gaji dan saham tersebut digabungkan, total kompensasi Ternus mencapai sekitar US$58 juta atau Rp1,03 triliun, bahkan sebelum bonus diperhitungkan.

Baca Juga: Tim Cook Ungkap Alasan Harga iPhone Naik, Ternyata karena AI

Tim Cook Mendapat Pemotongan

Di sisi lain, Tim Cook justru mendapatkan paket yang sedikit lebih rendah setelah meninggalkan posisi CEO. Cook kini menjabat Executive Chairman Apple.

Untuk periode mendatang, Cook akan mendapatkan gaji tahunan sebesar US$2 juta, atau sekitar Rp35,48 miliar.

Ia juga memperoleh paket saham dengan nilai target US$45 juta, setara sekitar Rp798,3 miliar.

Jika keduanya digabungkan, nilai gaji dan saham Cook mencapai sekitar US$47 juta atau Rp834 miliar.

Sebagai Executive Chairman, ia diperkirakan tetap memiliki peran penting di perusahaan, termasuk membantu Apple dalam hubungan dengan pemerintah.

Ternus kini memegang kendali operasional sebagai CEO, sementara Cook tetap berada di lingkungan perusahaan dalam posisi strategis.

Baca Juga: Apple Tunjuk John Ternus Jadi CEO Baru Gantikan Tim Cook, Ini Profilnya

Ternus Berpeluang Melebihi Pendapatan Cook

Paket US$58 juta yang disebutkan untuk Ternus belum memasukkan bonus maupun sejumlah penghargaan lain yang mungkin diberikan hingga akhir tahun fiskal 2027.

Artinya, masih ada kemungkinan total kompensasi Ternus pada akhirnya melebihi US$74,3 juta yang diterima Cook pada 2025.

Sebelum turun dari posisi CEO, Cook memperoleh kompensasi yang jauh lebih besar pada 2025.

Total pendapatannya pada tahun tersebut mencapai sekitar US$74,3 juta, atau sekitar Rp1,32 triliun. Cook bahkan tercatat sebagai CEO dengan bayaran tertinggi ketujuh pada 2025.

Paket saham yang diterima Ternus membuat nilai kompensasinya ikut bergantung pada performa saham perusahaan.

Sementara itu, kompensasi Cook disebut lebih sedikit terpengaruh oleh pergerakan saham Apple karena sebagian investasinya dikaitkan dengan indeks S&P 500.

Baca Juga: Apple Uji Coba Memori China untuk Iphone & Macbook, Strategi Hadapi Kelangkaan Chip