JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor komoditas serealia pada empat bulan pertama 2016 meningkat 32,5% dibandingkan periode sama 2015. Bila pada tahun 2015 nilai impor komoditas serealia mencapai US$ 1.084, maka pada empat bulan pertama tahun ini angkanya membengkak menjadi US$ 1.436,3. Produk serealia ini meliputi gandum, kedelai dan tanaman biji-bijian. Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin mengatakan, meningkatnya impor komoditas serealia, khususnya kedelai pada empat bulan pertama tahun ini sebagai respons atas semakin dekatnya masa puasa dan Lebaran.
Gakoptindo: Impor kedelai naik untuk stok Lebaran
JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor komoditas serealia pada empat bulan pertama 2016 meningkat 32,5% dibandingkan periode sama 2015. Bila pada tahun 2015 nilai impor komoditas serealia mencapai US$ 1.084, maka pada empat bulan pertama tahun ini angkanya membengkak menjadi US$ 1.436,3. Produk serealia ini meliputi gandum, kedelai dan tanaman biji-bijian. Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin mengatakan, meningkatnya impor komoditas serealia, khususnya kedelai pada empat bulan pertama tahun ini sebagai respons atas semakin dekatnya masa puasa dan Lebaran.