Gampang dipelihara dan menguntungkan (2)



Usaha budidaya ikan hias di Kelurahan Jamsaren, Kabupaten Kediri sudah berlangsung dalam waktu lama. Usaha ini sudah menjadi ladang bisnis turun temurun bagi warga di sini.

Ada puluhan warga yang berprofesi sebagai petani ikan hias. Dari sekian banyak jenis ikan hias yang paling banyak dibudidayakan adalah ikan manfish.

Mahfud, petani manfish di Jamsaren, mengatakan, banyak orang tertarik membudidayakan manfish karena budidayanya mudah. "Selain itu harga jualnya juga stabil dan jumlah permintaannya terus meningkat," kata Mahfud.


Mahfud sendiri fokus melakukan proses pembibitan saja. Dia menjual harga bibit manfish seharga Rp 100 per ekor. Butuh waktu dua minggu sekali untuk memanen bibit manfish miliknya.

Hasil panen bibit manfish banyak didistribusikan ke petani manfish di daerah Blitar, Tulung Agung, dan warga sekitar Kediri. "Selain itu ada juga yang pasok ke dinas perikanan," katanya.

Dalam sekali panen, dia bisa mengirim sekitar 5.000 ekor hingga 20.000 ekor manfish.Dengan jumlah panen sebanyak itu, dia bisa mengantongi omzet sekitar Rp 4 juta per bulan.

Meski harga jualnya murah, laba bersih yang didapatkannya lumayan tinggi. "Laba bersihnya bisa 90% dari omzet," jelasnya.

Tingginya omset ini karena ia membudidayakan manfish secara tradisional. Pakannya pun dibuat sendiri. Menurut Mahfud, cara membudidayakan ikan ini cukup ditempatkan di kolam. Pengurasan air dapat dilakukan setelah masa panen tiba.

Urusan pakan, pelet dan mrutu bisa jadi pilihan menu manfish. "Mrutu itu bisa dibikin sendiri dari air kolam lele dumbo yang sudah busuk," jelasnya. Ada dua cara yang dilakukan Mahfud untuk membibitkan manfish.

Pertama dia membeli indukan dari agen langganannya dengan harga sekitar Rp 2.500–Rp 3.000 per ekor. Kedua, dia menggunakan indukan manfish miliknya sendiri.

Petani manfish lainnya adalah Rohana. Ibu dua anak ini mengaku baru dua tahun menjadi petani ikan manfish. Beda dengan Mahfud, dia fokus melakukan proses pembesaran.

Hingga saat ini, dia tidak menemukan kesulitan mendapatkan bibit manfish. "Di sini juga banyak yang jual, malah saya biasanya beli dari pak Mahfud," katanya.

Butuh waktu dua bulan bagi Rohana untuk memanen manfish. Hasil panennya banyak diambil penjual ikan hias yang ada di Kediri, Surabaya, Tulung Agung, dan Jawa Tengah.

Dia membanderol harga manfish Rp 400 per ekor. Rohana bilang, semua hasil panen ikannya selalu habis terserap pasar. "Permintaan konsumen akan ikan ini terus meningkat terutama di kota besar," katanya.

Setiap kali panen dia bisa mengantongi omzet sekitar Rp 1 juta. Porsi keuntungan yang didapatkan Rohana bisa mencapai 60% dari omzet bulanan.          

(Bersambung)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News