Gandeng Kemendiknas, Kemenprin Bakal Bangun 9 SMK



JAKARTA. Untuk mengantisipasi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang terampil di berbagai sektor industri, Kementerian Perindustrian akan mengembangkan sekolah menengah kejuruan (SMK) di lingkungan kementerian perindustrian. Pengembangan ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan industri di Indonesia terutama di bidang penyediaan tenaga kerja. Saat ini di kementerian perindustrian telah memiliki 9 SMK yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan hingga tahun 2014 nanti, Kementerian Perindustrian akan menambah jumlah sekolah ini menjadi dua kali lipatnya. Kementerian perindustrian bakal berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Nasional untuk pengembangan kurikulumnya. Untuk itu, hari ini Kemenprin melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pendidikan Nasional untuk pembinaan SMK.Penambahan jumlah SMK yang memiliki kurikulum spesifik ini juga dilakukan untuk mendukung upaya penyebaran industri dari Pulau Jawa ke luar pulau Jawa. Hidayat mengatakan sampai saat ini sekitar 75% sektor industri terpusat di wilayah Pulau Jawa. "Targetnya dalam 2 - 3 tahun ke depan porsi industri di Jawa tinggal 60%, jelas Hidayat. Sehingga harus didukung dengan penyebaran SDM yang memiliki ketrampilan di bidang industri.Hidayat bilang selain untuk melakukan adaptasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, kerjasama ini juga dilakukan agar lulusan SMK bisa langsung diserap oleh industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News