KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan semakin aktif mendorong strategi keberlanjutan. Bank Central Asia (BCA) misalnya, mencatat kredit hijau sebesar Rp 103 triliun pada kuartal III-2025, tumbuh 18,4% secara tahunan. Nilai tersebut setara 42,7% dari portofolio kredit berkelanjutan dan sekitar 10,9% dari total kredit perseroan. Di lini syariah, BCA Syariah hingga Oktober 2025, pembiayaan hijau mencapai Rp 3,4 triliun atau 28% dari total pembiayaan, naik 14,4% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan pembiayaan disalurkan ke 12 sektor Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB). Penyaluran berdasarkan tujuan berwawasan lingkungan dan dukungan terhadap UMKM. “Pembiayaan hijau akan tetap menjadi salah satu fokus penyaluran pembiayaan BCA Syariah ke depan, khususnya di sektor-sektor KUB yang belum terjangkau,” ujarnya belum lama ini.
Gandeng Mitra, Keberlanjutan Jadi Fokus Bank, Mulai dari Pembiayaan Hingga Deposito
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan semakin aktif mendorong strategi keberlanjutan. Bank Central Asia (BCA) misalnya, mencatat kredit hijau sebesar Rp 103 triliun pada kuartal III-2025, tumbuh 18,4% secara tahunan. Nilai tersebut setara 42,7% dari portofolio kredit berkelanjutan dan sekitar 10,9% dari total kredit perseroan. Di lini syariah, BCA Syariah hingga Oktober 2025, pembiayaan hijau mencapai Rp 3,4 triliun atau 28% dari total pembiayaan, naik 14,4% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan pembiayaan disalurkan ke 12 sektor Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB). Penyaluran berdasarkan tujuan berwawasan lingkungan dan dukungan terhadap UMKM. “Pembiayaan hijau akan tetap menjadi salah satu fokus penyaluran pembiayaan BCA Syariah ke depan, khususnya di sektor-sektor KUB yang belum terjangkau,” ujarnya belum lama ini.