Gapki: Alhamdulillah, pungutan ekspor CPO jadi nol persen



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini pemerintah menurunkan pungutan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya menjadi nol persen. Hal ini dilakukan pemerintah karena harga CPO saat ini sedang anjlok.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait bea ekspor akan di terbitkan pada 2 Desember 2018.

Menanggapi hal ini, Ketua Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Tofan Mahdi mengaku, bersyukur atas kebijakan pemerintah tersebut.

“Alhamdulillah, kami pikir ini kebijakan yang tepat untuk mengurangi dampak terus turunnya harga CPO,” ungkap Tofan,Senin (26/11).

Menurut Tofan, hal ini bisa menjadi solusi jangka pendek saat harga CPO sedang anjlok di US$ 500 per ton. Selain itu, dengan kebijakan ini, secara tidak langsung mampu memperluas pasar ekspor untuk industri sawit lokal.

“Tentu posisi harga CPO di bawah US$ 500 per ton sangat mengkhawatirkan terlepas dari faktor apa yang mempengaruhi penurunan harga tersebut. Dengan penghapusan pungutan ekspor tentu saja solusi jangka pendek sembari kita terus meningkatkan daya serap pasar domestik,” ujarnya.

Meski demikian, hal ini tidak lantas membuat pengusaha sawit berleha-leha, namun dengan adanya kebijakan ini diharapkan mampu memberi semangat kepada petani sawit untuk meningkatka produktivitasnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Jokowi atas dukungan beliau yang sangat besar terhadap industri kelapa sawit,” tegas Taufan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto