KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak serta-merta memberikan keuntungan lebih besar bagi industri kelapa sawit nasional, termasuk perusahaan yang memiliki eksposur ekspor. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono mengatakan, pelemahan rupiah juga diikuti kenaikan sejumlah komponen biaya produksi dan operasional industri sawit. Kondisi tersebut membuat potensi keuntungan dari penerimaan ekspor dalam dolar AS perlu diperhitungkan dengan kenaikan biaya yang harus ditanggung perusahaan.
Gapki: Pelemahan Rupiah Tak Otomatis Untungkan Eksportir Sawit
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak serta-merta memberikan keuntungan lebih besar bagi industri kelapa sawit nasional, termasuk perusahaan yang memiliki eksposur ekspor. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono mengatakan, pelemahan rupiah juga diikuti kenaikan sejumlah komponen biaya produksi dan operasional industri sawit. Kondisi tersebut membuat potensi keuntungan dari penerimaan ekspor dalam dolar AS perlu diperhitungkan dengan kenaikan biaya yang harus ditanggung perusahaan.
TAG: