Gapkindo dukung keputusan AETS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) mendukung langkah International Tripartite Rubber Council (ITRC) menjalankan Skema pengurangan ekspor atau Agreed Export Tonnage Scheme (AETS).

“Gapkindo mendukung langkah pemerintah yang akan menerapkan AETS mengingat penekanan terhadap harga karet sudah kebablasan,” ujar Ketua Umum Gapkindo, Moenardji Soedargo kepada Kontan.co.id, Selasa (5/12).

Meski sempat naik hingga awal November 2017, Moenardji bilang saat ini harga karet sudah semakin tertekan. Oleh karena itu, Gapkindo yang sebelumnya menolak AETS kini mendukung AETS diberlakukan.


Moenardji bilang harga karet saat ini berada pada angka sekitar 150 US sen per kilogram. Harga karet seperti yang sebelumnya dikatakan cenderung naik dan stabil hingga awal November. Namun, Moenardji bilang harga tertekan terpengaruh oleh instrument di luar produksi karet.

“Ada faktor teknis yang bukan masalah karet secara fundamental menekan harga karet hingga keluar dari rel,” terang Moenardji.

Alasan fundamental yang dimaksud Moenardji adalah hukum ekonomi. Moenardji bilang bila produksi berlebih, penurunan harga akan diwajarkan. Namun, pada kondisi cuaca buruk begini membuat produksi turun.

AETS dinilai merupakan sebuah instrumen yang bersifat cepat untuk meluruskan harga kembali dalam rel. Setelah sebelumnya penerapan AETS yang sudah dilakukan sebanyak empat kali, Moenardji bilang seluruhnya mengalami keberhasilan dengan mendongkrak harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto