KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menilai proses negosiasi perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan industri nasional sekaligus memperkuat daya saing ekspor, khususnya sektor makanan dan minuman. GAPMMI mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden RI bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan jajaran terkait dalam menjalankan negosiasi dagang dengan AS. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas iklim usaha, meningkatkan daya saing, serta memperkuat ketahanan industri. Ketua Umum GAPMMI, Adhi Lukman, mengatakan kepastian pasar dan iklim usaha menjadi faktor utama bagi keberlanjutan industri makanan dan minuman. Namun, kepastian tersebut juga sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku.
GAPMMI Nilai Negosiasi RI–AS Krusial bagi Keberlanjutan Industri & Daya Saing Ekspor
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menilai proses negosiasi perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan industri nasional sekaligus memperkuat daya saing ekspor, khususnya sektor makanan dan minuman. GAPMMI mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden RI bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan jajaran terkait dalam menjalankan negosiasi dagang dengan AS. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas iklim usaha, meningkatkan daya saing, serta memperkuat ketahanan industri. Ketua Umum GAPMMI, Adhi Lukman, mengatakan kepastian pasar dan iklim usaha menjadi faktor utama bagi keberlanjutan industri makanan dan minuman. Namun, kepastian tersebut juga sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku.