JAKARTA. PT Gapura Angkasa siap mengoperasikan 215 peralatan ground handling baru. Ratusan peralatan senilai US$ 144 juta itu telah dipesan sejak Juni 2015. Berbekal peralatan anyar, Gapura Angkasa yakin bisa menggaet klien sebanyak dua hingga tiga maskapai penerbangan asing baru. Informasi saja, saat ini 60% pelanggan jasa ground handling mereka adalah maskapai asing. Lebih dari itu, Gapura Angkasa mengincar pertumbuhan kinerja pada tahun ini. Target pendapatan anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk tersebut sebesar Rp 1,7 triliun. Sementara target laba Rp 100 miliar. "Kalau dari sekarang, laba naik 60%, dengan alat-alat baru," kata Agus Priyanto, Direktur Utama PT Gapura Angkasa kepada KONTAN, pekan lalu.
Gapura Angkasa incar Rp 1,7 triliun
JAKARTA. PT Gapura Angkasa siap mengoperasikan 215 peralatan ground handling baru. Ratusan peralatan senilai US$ 144 juta itu telah dipesan sejak Juni 2015. Berbekal peralatan anyar, Gapura Angkasa yakin bisa menggaet klien sebanyak dua hingga tiga maskapai penerbangan asing baru. Informasi saja, saat ini 60% pelanggan jasa ground handling mereka adalah maskapai asing. Lebih dari itu, Gapura Angkasa mengincar pertumbuhan kinerja pada tahun ini. Target pendapatan anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk tersebut sebesar Rp 1,7 triliun. Sementara target laba Rp 100 miliar. "Kalau dari sekarang, laba naik 60%, dengan alat-alat baru," kata Agus Priyanto, Direktur Utama PT Gapura Angkasa kepada KONTAN, pekan lalu.