Gara-gara mesin cuci, Samsung dan LG jadi ribut



SEOUL. Raksasa manufaktur Korea Selatan, Samsung menuduh pesaingannya LG Electronic secara sengaja merusak barang produksinya. Samsung mengatakan pegawai LG Electronics, seorang eksekutif senior terlihat secara sengaja merusak sejumlah mesin cuci di beberapa toko di Jerman.

Samsung mengatakan tindakan perusakan ini dilakukan awal September ini menjelang pelaksanaan pasar perdagangan elektronik terbesar di Berlin, Jerman.

LG mengakui adanya kerusakan di dua mesin cuci, tetapi kerusakan yang terjadi bukan karena tindakan yang disengaja. LG mengklaim kerusakan terjadi karena engsel di model mesin cuci tersebut memang lemah.    LG mengatakan eksekutifnya memeriksa barang saingannya dan menawarkan untuk membeli empat mesih di sebuah toko, meskipun hanya dua buah yang rusak saat dilakukan pemeriksaan.


Polisi Jerman pun sudah menindak lanjuti kasus ini dan memintai keterangan pihak terkait. Asal tahu saja, kedua raksasa perusahaan elektronik ini memang bersaing ketat di beberapa pasar elektronik seperti telepon dan televisi. 

LG menyatakan diri sebagai pembuat mesin cuci terbesar dunia, diikuti Samsung di urutan kedua. Wartawan BBC di Seoul, Stephen Evans mengatakan,"Di masa lalu, Samsung dan LG bersaing dalam telepon genggam, TV, kulkas dan pendingin ruangan. Mesin cuci adalah medan baru perang dunia." ujarnya.

Editor: Yudho Winarto