KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengelola gedung perkantoran mulai mengoptimalkan area komersial untuk memperluas fungsi properti sekaligus menangkap kebutuhan konsumsi pekerja dan pengunjung. Kehadiran
convenience store menjadi salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di dalam gedung. Langkah tersebut terlihat di World Capital Tower, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, yang kini memiliki gerai Lawson.
Baca Juga: Kerja Hybrid Jadi Strategi Bisnis, Ini Manfaat Utamanya Masuknya peritel kebutuhan harian ini menambah pilihan layanan bagi tenant dan pengunjung sekaligus memperkuat fungsi komersial gedung. Building Manager World Capital Tower Oswald F A Rumayar mengatakan, keberadaan fasilitas ritel menjadi bagian dari upaya menyediakan kebutuhan pengguna gedung di dalam kawasan. “Kami ingin kebutuhan tenant dan pengunjung dapat terpenuhi dengan lebih mudah di dalam gedung,” ujarnya. Bagi pengelola properti, penambahan fasilitas komersial dapat mengoptimalkan ruang sekaligus menciptakan aktivitas yang lebih beragam di luar fungsi utama sebagai ruang kerja. Kehadiran gerai ritel juga berpotensi membentuk arus konsumen yang berasal dari pekerja dan pengunjung gedung.
Baca Juga: Lowongan Kerja Kantor Pertanahan Pasuruan Mei 2026, Cek Syarat dan Cara Daftar Model ini membuat pengelola gedung tidak hanya mengandalkan aktivitas perkantoran, tetapi juga mengembangkan ekosistem pendukung yang dapat meningkatkan nilai sebuah properti bagi tenant. World Capital Tower berada di kawasan Mega Kuningan Central Business District dan memiliki 69 lantai. Gedung tersebut juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti restoran, kafe, bank, minimarket, ruang ibadah, serta sistem keamanan dan pasokan listrik cadangan. Dari sisi bisnis ritel, lokasi di gedung perkantoran memberikan akses langsung kepada konsumen yang telah beraktivitas di kawasan tersebut. Produk makanan dan minuman siap saji, kopi, serta kebutuhan sehari-hari dapat dibeli tanpa mengharuskan pekerja keluar dari lingkungan kantor.
Baca Juga: Lowongan Kerja Kantor Pertanahan April 2026, Lulusan D3-S1 Bisa Daftar Online Masuknya
convenience store ke gedung perkantoran sekaligus menunjukkan semakin terhubungnya bisnis properti dan ritel.
Bagi pengelola gedung, keberadaan fasilitas komersial menjadi bagian dari strategi meningkatkan utilitas aset dan daya tarik properti. Sementara bagi peritel, gedung kantor menyediakan basis konsumen yang relatif terpusat pada jam kerja. Dengan demikian, ruang komersial di gedung perkantoran tidak lagi sekadar fasilitas tambahan, tetapi dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset untuk menciptakan aktivitas dan nilai ekonomi di dalam kawasan. SUmber:
https://www.tribunnews.com/bisnis/7887507/dari-ruang-kerja-ke-ritel-mengapa-gerai-convenience-store-dibidik-gedung-perkantoran?page=all&s=paging_new. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News