KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelindo II (Persero) berencana mengembangkan proyek Maritim Tower dengan nilai investasi sebesar Rp 1 triliun pada tahun depan. Rencananya, proyek yang ditujukan untuk menekan biaya logistik tersebut akan dikerjakan dengan skema joint venture (JV) antara Pelindo II (Persero), PTPP (Persero) dan PT Berdikari (Persero). Elvyn G. Masassya, Direktur Utama Pelindo II mengatakan, dalam proyek itu, Pelindo memegang sekitar 70% dari total nilai investasi yang dialokasikan. Menurutnya, tower tersebut nantinya bakal menjadi smart tower yang akan mengumpulkan seluruh pelaku maritim, seperti shipping line, agen, maupun perusahaan bongkar muat sebagai upaya untuk menekan atau menurunkan biaya logistik di Indonesia. Selain pembangunan maritime tower, Pelindo II juga melakukan langkah strategis lain untuk menekan biaya logistik melalui pembangunan container freight station (CFS) atau tempat penampungan sementara dan buffer area.
Garap Maritim Tower, Pelindo II gandeng dua BUMN
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelindo II (Persero) berencana mengembangkan proyek Maritim Tower dengan nilai investasi sebesar Rp 1 triliun pada tahun depan. Rencananya, proyek yang ditujukan untuk menekan biaya logistik tersebut akan dikerjakan dengan skema joint venture (JV) antara Pelindo II (Persero), PTPP (Persero) dan PT Berdikari (Persero). Elvyn G. Masassya, Direktur Utama Pelindo II mengatakan, dalam proyek itu, Pelindo memegang sekitar 70% dari total nilai investasi yang dialokasikan. Menurutnya, tower tersebut nantinya bakal menjadi smart tower yang akan mengumpulkan seluruh pelaku maritim, seperti shipping line, agen, maupun perusahaan bongkar muat sebagai upaya untuk menekan atau menurunkan biaya logistik di Indonesia. Selain pembangunan maritime tower, Pelindo II juga melakukan langkah strategis lain untuk menekan biaya logistik melalui pembangunan container freight station (CFS) atau tempat penampungan sementara dan buffer area.