KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia menyoroti lambannya penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Ojek Online yang disebut masih menunggu proses merger perusahaan aplikator GoTo (Gojek–Tokopedia) dan Grab. Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa proses merger kedua perusahaan aplikator tersebut diminta untuk dipercepat karena dinilai akan berpengaruh terhadap penerbitan Perpres Ojol. “Kemarin diminta kepada teman Danantara untuk mempercepat proses mergernya, karena pasti akan berpengaruh ke Perpresnya,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026).
Garda Indonesia Kritik Perpres Ojol Tertahan Isu Merger GoTo–Grab
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia menyoroti lambannya penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Ojek Online yang disebut masih menunggu proses merger perusahaan aplikator GoTo (Gojek–Tokopedia) dan Grab. Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa proses merger kedua perusahaan aplikator tersebut diminta untuk dipercepat karena dinilai akan berpengaruh terhadap penerbitan Perpres Ojol. “Kemarin diminta kepada teman Danantara untuk mempercepat proses mergernya, karena pasti akan berpengaruh ke Perpresnya,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026).