KONTAN.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap alasan di balik penghentian operasional rute penerbangan Garuda Indonesia (GIA) Jakarta–Bengkulu. Sebelumnya, maskapai pelat merah tersebut resmi menghentikan layanan rute itu per 28 Maret 2026, dengan penerbangan terakhir tercatat pada tanggal yang sama. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F Laisa mengatakan keputusan tersebut dipengaruhi oleh kondisi permintaan penumpang yang terbagi dengan maskapai Citilink.
“Informasi dari Direktur Niaga PT GIA, kenapa GIA berhenti operasi di Bengkulu, karena PT Citilink juga beroperasi di Bengkulu sehingga secara demand penumpangnya terbagi dengan Citilink,” ujar Lukman kepada Kompas.com, Senin (30/3/2026). Ia menjelaskan, tingkat keterisian kursi atau load factor pada penerbangan Garuda Indonesia di rute tersebut juga relatif rendah. Untuk kelas ekonomi, load factor (LF) tercatat hanya sekitar 65%, sementara kelas bisnis berada di kisaran 20%. Menurut Lukman, kondisi tersebut menjadi bagian dari pertimbangan maskapai dalam melakukan penyesuaian strategi jaringan penerbangan
(network planning). Baca Juga: Inilah Rincian Harga BBM di Indonesia Saat Ini “Adapun load factor (LF) PT GIA ekonomi hanya 65%, bisnis 20%," ujar Lukman. "Tetapi PT GIA saat ini sedang melakukan penyesuaian network planningnya, sehingga diharapkan di masa depan, PT GIA bisa beroperasi kembali di seluruh provinsi di Indonesia,” lanjut dia. Mengutip Antara, PT Angkasa Pura (AP) II Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu menyebutkan operasi penerbangan Garuda Indonesia di bandara itu telah berhenti. Selama ini maskapai itu beroperasi melakukan penerbangan dari Jakarta ke Bengkulu maupun sebaliknya. "Memang benar penerbangan (Garuda Indonesia) berhenti beroperasi dan kemarin tanggal 28 Maret 2026 adalah 'last flight-nya," kata General Manager Angkasa Pura Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Muhammad Haekal di Kota Bengkulu, Minggu.
Tonton: Gelombang IPO Besar Datang! 11 Raksasa Siap Masuk Bursa Untuk alasan resmi penghentian penerbangan maskapai tersebut di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, dirinya tidak mengetahuinya.
"Untuk resminya silakan tanyakan langsung ke pihak maskapinya," ujar dia.
(Kiki Safitri, Sakina Rakhma Diah Setiawan) Sumber:
https://money.kompas.com/read/2026/03/30/105400626/kemenhub-ungkap-alasan-garuda-stop-rute-jakarta-bengkulu Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News