KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) menerapkan sejumlah langkah untuk meraih pertumbuhan kinerja pada tahun ini. Salah satu cara yang diambil adalah memperkuat inovasi produk. Head of Corporate Communication and External Relations GOOD, Dian Astriana mengatakan, tahun ini penguatan inovasi produk dilakukan perusahaan dengan mempersiapkan produk-produk baru. "Inovasi dilakukan untuk memperkuat posisi Garudafood di industri makanan dan minuman/food and beverages (F&B) serta menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya kepada Kontan, (13/4/2026).
Adapun sejumlah produk varian baru yang disiapkan disebut akan mengikuti selera dan insight konsumen saat ini.
Baca Juga: Garudafood (GOOD) Targetkan Penjualan Kuartal I Tumbuh 10%, Didorong Momentum Ramadan Beberapa produk baru yang akan diluncurkan, kata Dian, diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan penjualan mulai periode tahun berikutnya. Selain itu, Dian menyebut Garudafood juga akan memperluas kemitraan strategis guna memperluas penetrasi pasar, baik di level domestik maupun global. Strategi lainnya, di sisi operasional, GOOD juga akan terusĀ melakukan optimalisasi teknologi dan digitalisasi untuk menggenjot efisiensi rantai pasok. Langkah ini, kata Dian, mencakup penguatan kanal e-commerce untuk mengerek penjualan. Selain itu, penguatan digitalisasi juga diterapkan dalam integrasi data digital. "Penguatan data digital dilakukan untuk mempertajam pengambilan keputusan. Terutama, di tengah fluktuasi harga utamanya bahan kemas, bahan baku, dan tantangan biaya energi," jelasnya.
Baca Juga: Lewat MotoGP, Garudafood Perkuat Langkah ke Pasar Internasional Dengan memanfaatkan momentum konsumsi domestik yang diprediksi tumbuh di kisaran 5,0% hingga 5,4%, Dian menyebut pihaknya berkomitmen menjaga daya saing melalui efisiensi biaya. "Kami juga akan melakukan alternatif sourcing bahan baku dan bahan kemas, serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten," katanya.
Dengan begitu, GOOD berharap tetap dapat meraih pertumbuhan kinerja tahun ini dengan target pertumbuhan yang realistis, meskipun tak memerinci besaran target. "Di tengah gejolak geopolitik global, fluktuasi harga utamanya bahan kemas, bahan baku, dan biaya energi, perusahaan tetap menargetkan untuk tetap tumbuh," ujar Dian.
Baca Juga: Raih kinerja apik, Penjualan dan Laba Garudafood (GOOD) Kompak Melesat pada 2025 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News