KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) dinilai belum berjalan optimal dan kian menekan kinerja industri. Lonjakan harga gas industri yang kini menembus di atas US$ 20 per MMBTU membuat pelaku usaha terpaksa menurunkan utilitas produksi. Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) Yustinus Gunawan menilai, kondisi industri saat ini sudah sangat parah. Bahkan, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai menghantui seiring meningkatnya beban biaya produksi. “Situasinya sangat parah. Ancaman PHK sudah nyata, seperti yang juga disampaikan perwakilan tenaga kerja,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (24/6/2026).
Gas Mahal Guncang Industri Nasional, FIPGB Desak Jaminan Pasokan dari Pemerintah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) dinilai belum berjalan optimal dan kian menekan kinerja industri. Lonjakan harga gas industri yang kini menembus di atas US$ 20 per MMBTU membuat pelaku usaha terpaksa menurunkan utilitas produksi. Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) Yustinus Gunawan menilai, kondisi industri saat ini sudah sangat parah. Bahkan, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai menghantui seiring meningkatnya beban biaya produksi. “Situasinya sangat parah. Ancaman PHK sudah nyata, seperti yang juga disampaikan perwakilan tenaga kerja,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (24/6/2026).
TAG: