Gaya Abadi Sempurna (SLIS) Berupaya Kejar Target Penjualan Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen kendaraan listrik, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) masih berupaya mengejar penjualan sepeda listrik (e-bike) dan sepeda motor listrik (e-motor bike) di sisa tahun ini. 

Direktur Operasional SLIS Wilson Teoh memaparkan bahwa SLIS sudah merealisasikan penjualan e-bike sebanyak hampir 20.000 unit hingga Agustus 2023. Angka ini setara 37,03% dari target yang tetapkan yakni 54.000 unit. 

Sedangkan untuk e-motor bike, penjualannya baru terealisasi sebesar 1.200 unit per Agustus lalu. Dari target penjualan yang sebanyak 12.000 unit. 


Dengan target target yang telah ditetapkan, SLIS mengincar kenaikan penjualan sekitar 45% year on year (YoY) menjadi Rp706,61 miliar di tengah potensi peningkatan permintaan sepeda dan motor listrik.

Baca Juga: Hero Supermarket (HERO) Suntik Modal Rp 450 Miliar ke Anak Usaha

“Dan laba tahun berjalan sebesar Rp 64 miliar,” ungkap Wilson beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, pemerintah menyelenggarakan program subsidi untuk motor listrik. Seluruh masyarakat Indonesia bisa berkesempatan mendapatkan subsidi motor listrik hingga Rp 7 juta hanya untuk 1 unit/KTP.

Pihak Gaya Abadi Sempurna mengaku siap memasok motor listrik kepada pelanggan dengan adanya kebijakan subsidi tersebut. 

Saat ini SLIS telah memiliki pabrik produksi motor listrik yang beroperasi di Cikupa, Tangerang dengan luas 2,8 hektare.  Dengan pabrik tersebut, SLIS pun menargetkan dapat memproduksi motor listrik sebanyak 20.000 unit per bulannya atau setara 120.000 unit per tahun. 

“Dari sisi subsidi, SLIS telah menginformasikan ke seluruh dealer atas sosialisasi 1 KTP 1 unit kendaraan listrik,” jelasnya. 

Baca Juga: Sunter Lakeside Hotel (SNLK) Incar Kenaikan Pendapatan pada Tahun Ini

Jika melihat kinerja keuangan Semester I-2023, SLIS membukukan penjualan sebesar Rp 208,02 miliar. Angka ini menyusut 8,48% YoY dari sebelumnya Rp 227,31 miliar pada semester I-2022.

Penurunan penjualan ikut membuat laba bersih SLIS menyusut menjadi Rp 10,13 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya laba bersih SLIS masih mencapai Rp 15,05 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi