JAKARTA. Seusai diperiksa penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan langsung memberikan pernyataannya. Gayus membenarkan pemeriksaan yang dijalaninya pada Jumat (11/2) ini adalah keterangan konfrontasi dengan mantan kuasa hukumnya, yakin Haposan Hutagalung. Gayus Tambunan juga menyatakan terdapat banyak perbedaan keterangan antara dirinya dengan Haposan, terkait dengan dugaan pemalsuan dokumen rencana tuntutan (Rentut). Kasus ini kemudian menggiring Haposan Hutagalung. "Ada perbedaan apa yang saya sampaikan dengan yang Haposan sampaikan. Tapi secara materi nanti di pengadilan yang menilai," ujarnya di depan Gedung Bareskrim Mabes Polri. Lebih lanjut Gayus menyatakan bahwa dirinya selama ini telah cukup menuruti “permainan” dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Anti Mafia Hukum, terutama Sekretaris Denny Indrayana. Menurutnya, dengan mengikuti perjalanan kasus, justru Denny Indrayana-lah, yang memperberat kasus yang melilitnya. Gayus menambahkan bahwa kasus yang melibatkan dirinya, terkait dengan PT SAT, sebetulnya hanyalah kasus ringan belaka.
Gayus: Saya banyak beda keterangan dengan Haposan
JAKARTA. Seusai diperiksa penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan langsung memberikan pernyataannya. Gayus membenarkan pemeriksaan yang dijalaninya pada Jumat (11/2) ini adalah keterangan konfrontasi dengan mantan kuasa hukumnya, yakin Haposan Hutagalung. Gayus Tambunan juga menyatakan terdapat banyak perbedaan keterangan antara dirinya dengan Haposan, terkait dengan dugaan pemalsuan dokumen rencana tuntutan (Rentut). Kasus ini kemudian menggiring Haposan Hutagalung. "Ada perbedaan apa yang saya sampaikan dengan yang Haposan sampaikan. Tapi secara materi nanti di pengadilan yang menilai," ujarnya di depan Gedung Bareskrim Mabes Polri. Lebih lanjut Gayus menyatakan bahwa dirinya selama ini telah cukup menuruti “permainan” dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Anti Mafia Hukum, terutama Sekretaris Denny Indrayana. Menurutnya, dengan mengikuti perjalanan kasus, justru Denny Indrayana-lah, yang memperberat kasus yang melilitnya. Gayus menambahkan bahwa kasus yang melibatkan dirinya, terkait dengan PT SAT, sebetulnya hanyalah kasus ringan belaka.