GBP/USD tutup bulan April dengan penguatan



JAKARTA. Sajian prelim pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal satu 2017 yang dirilis melambat tidak mengganjal laju penguatan yang didulang poundsterling. Sentimen positif akibat rencana percepatan pemilu awal Juni 2017 masih berhasil menjadi suntikan tenaga terbesar bagi GBP di hadapan the greenback.

Mengutip Bloomberg, Jumat (28/4) pasangan GBP/USD melambung 0,36% ke level 1,2951 dibanding hari sebelumnya.

Alwy Assegaf, Analis PT Global Kapital Investama menuturkan penguatan ini terjadi karena memang pasar optimis memandang rencana percepatan pemilu Inggris pada 8 Juni 2017. Apalagi pelaku pasar menilai ada peluang besar bagi Theresa May, Perdana Menteri Inggris saat ini untuk kembali menang. Kemenangan May nantinya diharapkan akan semakin menegaskan proses pemisahan diri Britania Raya dari Uni Eropa dan itu diharapkan bisa menjadi suntikan bagi pertumbuhan ekonomi Inggris ke depannya.


“Ini masih jadi kunci, walau pun keputusan parlemen AS untuk memberikan pembiayaan jangka pendek sementara bagi pemerintahan Donald Trump dinilai bisa menahan laju keunggulan GBP,” papar Alwy. Memang di akhir pekan kemarin pasar sempat khawatir akan terjadinya government shut down AS, jika tidak dicapai kesepakatan dalam rapat anggaran AS namun ketakutan tersebut tidak terjadi dan dinilai bisa jadi kekuatan tambahan bagi USD di awal pekan.

Hanya saja penguatan USD pun dinilai masih terbatas mengingat data awal pertumbuhan ekonomi AS kuartal satu 2017 dicatat melambat dari sebelumnya tumbuh 2,1% menjadi hanya 0,7%. “Untuk saat ini ekonomi AS tidak begitu positif dipandang pasar maka wajar pergerakan USD cenderung tertahan,” kata Alwy.

Ia pun menduga kans GBP/USD menguat lagi masih terbuka. “Sebab tidak banyak kejutan pada fundamental dan euforia percepatan pemilu masih mampu menopang GBP,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia