KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gejolak geopolitik global yang memicu kenaikan sejumlah harga komoditas dinilai berpotensi memberikan tambahan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), khususnya dari sektor pertambangan seperti batubara dan nikel. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pasar saat ini merespons ancaman terhadap pasokan energi global dengan peningkatan premi risiko yang cukup tinggi. Menurutnya, gangguan terhadap pasokan energi dunia turut mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas energi dan mineral. “Pasar merespons ancaman terhadap pasokan energi dengan kenaikan premi risiko yang sangat tinggi. Harga batubara ikut terekskalasi dipengaruhi efek substitusi, di mana negara-negara Eropa dan Asia mulai mencari alternatif bahan bakar dengan adanya gangguan terhadap pasokan minyak dan gas alam cair,” ujar Purbaya dalam konfrensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2026, Kamis (12/3/2026).
Gejolak Geopolitik Kerek Harga Batubara hingga Emas, Penerimaan PNBP Bisa Terdongkrak
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gejolak geopolitik global yang memicu kenaikan sejumlah harga komoditas dinilai berpotensi memberikan tambahan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), khususnya dari sektor pertambangan seperti batubara dan nikel. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pasar saat ini merespons ancaman terhadap pasokan energi global dengan peningkatan premi risiko yang cukup tinggi. Menurutnya, gangguan terhadap pasokan energi dunia turut mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas energi dan mineral. “Pasar merespons ancaman terhadap pasokan energi dengan kenaikan premi risiko yang sangat tinggi. Harga batubara ikut terekskalasi dipengaruhi efek substitusi, di mana negara-negara Eropa dan Asia mulai mencari alternatif bahan bakar dengan adanya gangguan terhadap pasokan minyak dan gas alam cair,” ujar Purbaya dalam konfrensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2026, Kamis (12/3/2026).