KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukalapak.com Tbk (
BUKA) merombak jajaran pengurus perseroan. Perubahan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Langkah strategis ini merupakan bagian dari proses regenerasi dan penguatan tata kelola yang dilakukan BUKA secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi perkembangan industri digital serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. BUKA resmi memperkuat Dewan Komisaris dengan mengangkat Sutarman sebagai Komisaris Independen sekaligus Komisaris Utama.
Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,12% ke Rp 17.963 per Dolar AS pada Kamis (11/6) Siang Komisaris Utama BUKA, RD. Adi Wardhana Sariaatmadja menyambut baik bergabungnya Sutarman ke dalam jajaran dewan pengawas. Sebagai perusahaan yang menggunakan teknologi secara ekstensif, BUKA menyadari betul dinamika dan tantangan di ranah digital. Oleh karena itu, keahlian spesifik Sutarman di bidang keamanan siber (
cybersecurity) menjadi aset yang sangat dibutuhkan perusahaan. Langkah ini menjadi sangat penting mengingat data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp476 miliar sepanjang November 2024-Januari 2025, dengan lonjakan laporan penipuan digital hingga 1,2 juta kasus pada pertengahan tahun 2025. “Kami berharap kehadiran beliau dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi BUKA dalam menghadapi perkembangan industri digital yang terus berkembang serta mendukung pertumbuhan perseroan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026). RUPST juga menyetujui pengangkatan Natalia Firmansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama, menggantikan Willix Halim yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Di saat yang sama, rapat juga menyetujui pengangkatan kembali Victor Putra Lesmana sebagai Direktur BUKA. “Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan strategi bisnis, operasional, dan tata kelola Perseroan yang baik (Good Corporate Governance),” ungkapnya.
Natalia Firmansyah akan memimpin untuk sementara hingga pengangkatan Direktur Utama dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta rekomendasi dari Komite Nominasi Dan Remunerasi Perseroan.
“Perseroan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Yenny Wahid yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Komisaris Independen Sekaligus ESG Ambassador Perseroan,” paparnya. Adi bilang, BUKA juga menghormati dan mendukung penuh keputusan serta komitmen Yenny Wahid untuk melanjutkan dedikasinya di ranah sosial, pendidikan, toleransi, dan pembangunan berkelanjutan melalui berbagai organisasi yang dipimpinnya di tingkat nasional maupun internasional. “Melalui perubahan struktur manajemen ini, BUKA siap melangkah dan menjadi perseroan yang lebih inovatif, aman, dan terpercaya dalam melayani para konsumen dan pemangku kepentingan,” ungkapnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News