Gelar RUPS, OK Bank Angkat Sonny Firdaus Manopo Sebagai Direktur



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) atau OK Bank menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Public Expose di Gedung PT Bank Oke Indonesia Tbk Jalan Ir H Juanda No 12 Jakarta Pusat.

RUPS membahas antara lain persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan tahun 2025 termasuk Laporan Direksi tentang kinerja Perseroan, Laporan Pengawasan Komisaris, Laporan Posisi Keuangan dan Perhitungan Rugi/Laba, penetapan penggunaan laba Perseroan hingga perubahan susunan pengurus PT Bank Oke Indonesia Tbk, dan lainnya.

Baca Juga: NIM OK Bank Masih di Atas 5%, Ini Strategi Jaga Margin di Tengah Tekanan Global


RUPS menyetujui pengangkatan Sonny Firdaus Manopo sebagai Direktur Perseroan untuk menggantikan Vincentia M Djuniwati Wijaya yang telah habis masa jabatannya. Kemudian menyetujui pengangkatan kembali Chairudin sebagai Komisaris Independen Perseroan.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan PT Bank Oke Indonesia Tbk menjadi sebagai berikut Komisaris Utama Sang Ton Sim, Komisaris Independen Sondang Martha Samosir, Komisaris Independen Chairudin. Direktur Utama Kang Kong Joo, Wakil Direktur Utama Hendra Lie, Direktur Bisnis Sonny Firdaus Manopo, Direktur Kredit Jong Ha Lee, dan Direktur Patuhan Efdinal Alamsyah.

RUPS juga menyetujui penetapan penggunaan laba perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp159.974.571.293 serta pemberian kuasa kepada direksi perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan, sebagaimana telah dikemukakan sebagai berikut, sampai dengan 20% disisihkan sebaga cadangan, dan sisanya masuk ke saldo laba ditahan untuk memperkuat struktur perseroan.

Sementara itu, dalam public expose, Wakil Direktur Utama Hendra Lie menjelaskan tahun 2026 OK Bank berfokus pada penguatan aset sebagai dasar pertumbuhan yang berkelanjutan, peningkatan profitabilitas, dan penguatan liabilitas dan pendanaan. Hal itu dilakukan setelah tahun sebelumnya 2025 kinerja keuangan OK Bank Indonesia sangat baik.

“Kinerja keuangan OK Bank Indonesia pada 2025 menunjukkan pertumbuhan cukup positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi aset, penyaluran kredit, penghimpunan dana, maupun profitabilitas.,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Total aset OK Bank meningkat menjadi Rp13,42 triliun pada 2025 dari Rp11,87 triliun pada 2024 dan Rp11,07 triliun pada 2023. Dana Pihak Ketiga (DPK) naik menjadi Rp8,98 triliun, meningkat dibanding Rp7,54 triliun pada 2024, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap OK Bank. Penyaluran kredit juga mengalami pertumbuhan menjadi Rp10,73 triliun pada 2025 dibandingkan dengan Rp9,30 triliun pada 2024.

Pendapatan bunga bersih naik menjadi Rp688,88 miliar, sementara laba bersih melonjak menjadi Rp159,98 miliar dari Rp49,99 miliar pada tahun sebelumnya. Dari sisi rasio profitabilitas, Return on Asset (RoA) meningkat menjadi 1,70% dan Return on Equity (RoE) naik menjadi 4,35%. Margin Bunga Bersih (NIM) berada pada level 5,67%, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Capital Adequacy Ratio (CAR) atau Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 42,21% berada di tingkat yang sehat dan di atas ketentuan regulasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News