Gelar RUPST, Ini Susunan Baru Direksi dan Komisaris Wijaya Karya (WIKA)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) merombak susunan direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di WIKA Tower, Jakarta, Senin (11/5/2026). 

Perubahan jajaran manajemen ini menjadi salah satu agenda utama perseroan dalam upaya memperkuat transformasi dan kinerja perusahaan ke depan.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menetapkan Ketut Pasek Senjaya Putra sebagai Direktur Utama WIKA. Ia akan didampingi Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Manajemen SDM dan Transformasi, serta Hananto Aji sebagai Direktur Operasi I.


Selain itu, RUPST juga menetapkan Sonny Setyadhy sebagai Direktur Operasi II, Vera Kirana sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal, serta Mulyadi sebagai Direktur Keuangan.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Catat Nilai Kontrak Baru Rp 17,43 Triliun Sepanjang 2025

"Dewan Komisaris Komisaris Utama Apri Artoto, Komisaris Independen Suryo Hasporo Tri Utomo, Komisaris Independen Adityawarman, Komisaris  Independen Harris Arthur Hedar dan Komisaris Suwarta," demikian Pembacaan Surat Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dalam RUPST tersebut seperti dikutip dari Tribunews, Senin (11/5/2026).

Harris Arthur Heda adalah Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional yang juga Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM).

Susunan Direksi dan Komsiaris WIjaya Karya
© Foto oleh dok
Selain perubahan susunan pengurus, RUPST juga menyetujui sejumlah agenda penting lainnya, mulai dari laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, laporan penggunaan dana penyertaan modal negara (PMN), hingga perubahan anggaran dasar perseroan.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Raih Kontrak Rp290,9 Miliar Bangun SMA Unggul Garuda di Kaltara

Manajemen berharap susunan baru direksi dan komisaris dapat memperkuat langkah transformasi bisnis WIKA di tengah tantangan industri konstruksi dan infrastruktur yang masih dinamis.

Sumber: https://wartakota.tribunnews.com/nasional/889582/prof-harris-arthur-hedar-kembali-jadi-komisaris-independen-wika

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News