Gelombang Panas di Korea Selatan Menewaskan 16 Orang, Suhu Tertinggi dalam 122 Tahun



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mendesak pihak berwenang untuk meningkatkan dukungan bagi warga negara yang terkena dampak gelombang panas yang cetak rekor terburuk. Asal tahu saja, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 16 dan memperingatkan bahwa cuaca ekstrem menjadi lebih sering terjadi.

Berbicara dalam rapat kabinet, Lee meminta para pejabat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kehidupan sehari-hari masyarakat dan memeriksa sistem tenaga listrik karena permintaan akan pendingin udara melonjak.

“Kita perlu melakukan upaya untuk perombakan mendasar sistem krisis nasional, karena cuaca ekstrem ini sudah menjadi hal yang biasa,” kata Lee pada Selasa (4/8/2026).


Badan cuaca nasional mengatakan Yangsan, sebuah kota pedalaman di bagian tenggara, mencatat suhu 42,5 derajat Celsius (108,5 derajat Fahrenheit) pada hari Minggu (2/8/2026). Ini jadi suhu tertinggi yang tercatat dalam 122 tahun pengamatan cuaca.

Badan Meteorologi Korea juga mengeluarkan peringatan gelombang panas pertama kalinya untuk sebagian Seoul dan Gyeonggi pada hari Senin (3/8/2026), dan memperluasnya ke seluruh ibu kota pada hari Selasa (4/8/2026)