Gelombang Panas di Prancis Sebabkan 5.764 Kematian Berlebih dalam Dua Pekan



KONTAN.CO.ID - Prancis mencatat 5.764 kematian berlebih (excess deaths) selama periode gelombang panas yang melanda negara tersebut pada 17 Juni hingga 2 Juli 2026, menurut laporan badan kesehatan nasional Prancis yang dirilis Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: Permintaan Rokok Masih Kuat, Philip Morris Genjot Investasi Zyn di Tengah Persaingan

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan awal yang sebelumnya disampaikan Menteri Kesehatan Prancis, Stéphanie Rist, yakni sekitar 2.025 kematian berlebih pada akhir Juni.


Badan kesehatan nasional Prancis menjelaskan, angka tersebut mencakup seluruh kematian tanpa memandang penyebab langsungnya dan menunjukkan tingkat kelebihan mortalitas sebesar 36% selama periode gelombang panas.

Lebih dari separuh kematian berlebih terjadi dalam rentang 25 hingga 27 Juni, saat suhu udara mencapai puncaknya di berbagai wilayah Prancis.

Kelompok usia lanjut menjadi yang paling terdampak. Sekitar dua pertiga dari total kematian berlebih terjadi pada masyarakat berusia 75 tahun ke atas.

Baca Juga: Kantor Pusat Deutsche Bank Digeledah, Kasus Penggelapan Pajak Kembali Mencuat

Meski demikian, otoritas kesehatan menyatakan data tersebut masih bersifat sementara.

Angka final mengenai dampak gelombang panas terhadap tingkat kematian di Prancis akan diumumkan setelah seluruh proses verifikasi selesai pada akhir musim panas.