JAKARTA. Calon emiten baru Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Gelombang Seismic Indonesia (GSI) mulai menawarkan saham perdana dalam Initial Public Offering (IPO). Perusahaan yang bergerak di bidang jasa survei seismik ini bakal melepas sebanyak-banyaknya 150 juta lembar saham atau 42,86% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dalam hajatan ini, perusahaan menawarkan harga IPO di rentang Rp 130 - Rp 150 per saham. Dus, dari aksi korporasi ini, GSI berharap bisa mengantongi dana IPO sebesar Rp 19,5 miliar-Rp 25,5 miliar. Perusahaan menunjuk Panca Global Securities sebagai penjamin emisi efek. Mengenai harga saham perdana, Gregorius Cahyo, Head of Corporate Finance Panca Global Securities mengklaim, perusahaan memberi diskon yang cukup besar dalam penawaran awal ini. Harga itu mencerminkan Price to Earning Ratio (PER) tahun 2015 sebesar 3 kali hingga 4 kali.
Gelombang Seismic beri diskon harga saham IPO
JAKARTA. Calon emiten baru Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Gelombang Seismic Indonesia (GSI) mulai menawarkan saham perdana dalam Initial Public Offering (IPO). Perusahaan yang bergerak di bidang jasa survei seismik ini bakal melepas sebanyak-banyaknya 150 juta lembar saham atau 42,86% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dalam hajatan ini, perusahaan menawarkan harga IPO di rentang Rp 130 - Rp 150 per saham. Dus, dari aksi korporasi ini, GSI berharap bisa mengantongi dana IPO sebesar Rp 19,5 miliar-Rp 25,5 miliar. Perusahaan menunjuk Panca Global Securities sebagai penjamin emisi efek. Mengenai harga saham perdana, Gregorius Cahyo, Head of Corporate Finance Panca Global Securities mengklaim, perusahaan memberi diskon yang cukup besar dalam penawaran awal ini. Harga itu mencerminkan Price to Earning Ratio (PER) tahun 2015 sebesar 3 kali hingga 4 kali.