JAKARTA. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa survei seismik, PT Gelombang Seismic Indonesia, akan menggelar penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Rencananya perusahaan bakal melepas sebanyak-banyaknya 150 juta unit saham atau 42,86% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Berdasarkan prospektus ringkas, dana hasil IPO sebesar 70% akan digunakan sebagai belanja modal alias capital expendicture (capex) pengadaan peralatan perekaman (recording) data seismik. Sementara sisanya untuk meningkatkan modal kerja, seperti membiayai pelaksanaan kontrak pekerjaan. Namun, Gelombang Seismic belum memberikan indikasi target perolehan dana IPO yang ingin diraihnya. Hanya saja, berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2014, nilai aset perusahaan ini sekitar US$ 10,45 juta dan liabilitas senilai US$ 8,12 juta.
Gelombang Seismic lepas 42,9% saham
JAKARTA. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa survei seismik, PT Gelombang Seismic Indonesia, akan menggelar penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Rencananya perusahaan bakal melepas sebanyak-banyaknya 150 juta unit saham atau 42,86% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Berdasarkan prospektus ringkas, dana hasil IPO sebesar 70% akan digunakan sebagai belanja modal alias capital expendicture (capex) pengadaan peralatan perekaman (recording) data seismik. Sementara sisanya untuk meningkatkan modal kerja, seperti membiayai pelaksanaan kontrak pekerjaan. Namun, Gelombang Seismic belum memberikan indikasi target perolehan dana IPO yang ingin diraihnya. Hanya saja, berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2014, nilai aset perusahaan ini sekitar US$ 10,45 juta dan liabilitas senilai US$ 8,12 juta.