Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Papua Nugini, Terasa Hingga Jayapura



KONTAN.CO.ID - PORT MORESBY. Gempa magnitudo 7,0 mengguncang barat laut Papua Nugini pada Senin (3/4/2023) dini hari waktu setempat. 

Menurut Survei Geologi AS, pusat gempa berada di 97 kilometer (km) dari kota pesisir Wewak dengan kedalaman 62 kilometer. 

Sejauh ini, belum ada peringatan tsunami yang dikeluarkan atas gempa di Papua Nugini tersebut, sebagaimana dilansir AFP. 


USGS menyampaikan, pelulukan tanah alias likuifaksi akibat gempa berpotensi menyebabkan kerusakan pada masyarakat di daerah tersebut. 

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,2 Papua Nugini, Terasa Keerom, Jayapura, Wamena, Nabire & Merauke

USGS menambahkan, likuifaksi dapat menimbulkan penurunan muka tanah dan pergeseran tanah yang bisa mengakibatkan kerusakan besar. 

Meski demikian, kepadatan antarpenduduk di wilayah tersebut cukup jarang. 

Gempa di Papua Nugini tersebut mengguncang wilayah yang berjarak sekitar 100 km sebelah timur perbatasan Indonesia. 

Gempa terasa sampai Papua 

Diberitakan Kompas.com, gempa di Papua Nugini menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bermagnitudo 7,2. 

Gempa Papua Nugini juga ikut dirasakan sejumlah warga di Papua, tepatnya di Keerom, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Wamena, Nabire, hingga Merauke. Salah satu warga Sentani, Kabupaten Jayapura, Nico, mengaku merasakan gempa bumi di Papua Nugini. 

Baca Juga: Pembangunan Jalan Lintas Batas Papua Dilanjutkan

“Meskipun hanya sebentar gempa buminya, tetapi saya merasakan ada goyangan," ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin. 

Saat dihubungi Kompas.com secara terpisah, Abraham, salah satu warga di Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, mengaku juga merasakan gempa bumi. 

“Semalam saya di rumah dan sempat kaget dan keluar rumah karena ada gempa bumi,” ungkap Abraham. 

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Jayapura, Roberthus Yewen | Editor: Pythag Kurniati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Kuat Guncang Papua Nugini, Kerusakan Besar Mengintai, Terasa sampai Jayapura"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli