General Motors Akan Tutup Pabrik di China



KONTAN.CO.ID - DETROIT. General Motors akan menutup pabrik di kota Shenyang, China timur laut bulan ini. Aksi ini bagian dari restrukturisasi produsen mobil asal Amerika Serikat (AS) di China.  

Pabrik ini memproduksi minivan Buick GL8 dan SUV Chevrolet Tracker untuk pasar di China. Sumber Reuters mengonfirmasi penutupan pabrik tersebut. 

Baca Juga: BYD China Pangkas Harga Mobil Listrik Pintar hingga Paling Murah Rp 156 Jutaan


GM mengaku memang sedang merestrukturisasi bisnisnya di China. Di kuartal IV tahun lalu, produsen mobil asal Detroit ini melaporkan biaya restrukturisasi sebesar US$ 4 miliar di China, mencakup penutupan pabrik. 

GM melaporkan pendapatan ekuitas masih positif dari China sebelum biaya restrukturisasi. CEO General Motors, Mary Barra minggu lalu juga menyebut jika GM akan fokus memproduksi Cadillac, Buick dan impor mobil premium di China. 

"Itu adalah kendaraan yang diminati konsumen China tertentu yang dapat kami bawa masuk dan sukses, " ujar Barra, seperti dikutip Reuters..