JAKARTA. Bank Permata meluncurkan layanan preferred untuk nasabah yang ingin mengatur likuiditasnya dengan minimal dana sebesar Rp 100 juta. Lewat produk baru ini perseroan menargetkan penambahan DPK sebesar Rp 12,50 triliun sampai akhir tahun 2012. "Dari layanan ini kami membidik 50 ribu nasabah sampai akhir tahun depan, dengan minimal dana masing-masing Rp 200 juta hingga Rp 250 juta," terang Direktur Retail Bank Permata, Lauren Sulistiawati, kemarin malam. Pada tahun pertama, kontribusi preferred terhadap DPK sebesar 10%-20% kemudian pada tahun berikutnya meningkat menjadi 30%.
Genjot DPK, Bank Permata bidik nasabah menengah
JAKARTA. Bank Permata meluncurkan layanan preferred untuk nasabah yang ingin mengatur likuiditasnya dengan minimal dana sebesar Rp 100 juta. Lewat produk baru ini perseroan menargetkan penambahan DPK sebesar Rp 12,50 triliun sampai akhir tahun 2012. "Dari layanan ini kami membidik 50 ribu nasabah sampai akhir tahun depan, dengan minimal dana masing-masing Rp 200 juta hingga Rp 250 juta," terang Direktur Retail Bank Permata, Lauren Sulistiawati, kemarin malam. Pada tahun pertama, kontribusi preferred terhadap DPK sebesar 10%-20% kemudian pada tahun berikutnya meningkat menjadi 30%.