KONTAN.CO.ID - BANTEN.
PT Multi Bintang Indonesia Tbk (
MLBI) terus memperluas jejak internasionalnya dengan membawa produk BINTANG Radler menembus pasar Australia.
Setelah melalui uji pasar terbatas yang mendapat respons positif pada akhir 2025, perusahaan kini resmi melakukan pengiriman ekspor enam kontainer BINTANG Radler ke Australia pada Selasa (19/5/2026).
Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia Roland Bala mengatakan, agenda ekspansi ini merupakan kelanjutan dari uji pasar terbatas pada Desember tahun lalu, yang berhasil mendapat respons positif dari konsumen Australia. Selain itu, pengiriman tersebut juga menjadi tahap awal pengembangan portofolio ekspor perusahaan yang selama ini masih didominasi oleh produk BINTANG Pilsener.
“Langkah ini juga mencerminkan peningkatan signifikan dalam skala ekspor Perusahaan, dengan pertumbuhan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya,” ungkap Roland, dalam acara pengiriman ekspor Multi Bintang Indonesia, pada Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Gapki hingga GPEI Respons Isu Badan Ekspor: Berpotensi Ganggu Mekanisme Pasar Lebih lanjut dia mengatakan, Australia memiliki basis penggemar BINTANG yang kuat, yang selama ini didorong oleh BINTANG Pilsener. Kini, permintaan tersebut berkembang ke varian yang lebih menyegarkan seperti BINTANG Radler, terutama setelah uji pasar terbatas pada akhir tahun lalu. Sebagai upaya menjangkau konsumen Australia secara lebih luas, produk BINTANG
sudah dapat ditemui di ratusan gerai Liquorland di Australia. Tak hanya itu, mulai Agustus mendatang, produk BINTANG juga akan tersedia secara nasional melalui Dan Murphy’s serta BWS. Pada saat yang sama, Supply Chain Director Multi Bintang Indonesia, Florentinus Jemmy Cahyono menambahkan, strategi pemasaran BINTANG Radler di Australia akan difokuskan untuk memperluas basis konsumen, termasuk mereka yang belum familiar dengan merek BINTANG. “Kami menyadari tidak semua konsumen Australia familiar dengan Bintang. Karena itu kami melihat Bintang Radler sebagai entry point yang relevan karena karakter produknya ringan, menyegarkan, dan mudah dinikmati secara luas,” ujarnya. Ia mengatakan, perusahaan juga bekerja sama dengan distributor lokal yang berada di bawah Heineken Group untuk memastikan kampanye pemasaran yang dijalankan relevan dengan konteks lokal Australia. Terkait target ekspor, Jemmy menyebut perusahaan masih akan mengikuti perkembangan permintaan pasar Australia. “Untuk sementara kami masih bersikap reaktif dan mengikuti
demand dari pasar Australia karena ini merupakan tahun pertama ekspor Bintang Radler ke sana. Fokus kami saat ini adalah memastikan pertumbuhan berjalan sesuai respons konsumen,” imbuh dia. Meski demikian, kontribusi penjualan ekspor terhadap total penjualan perusahaan masih relatif kecil lantaran fokus utama perusahaan tetap pada pasar domestik.
Sebelumnya, BINTANG Pilsener telah membangun jejak global dengan ekspor ke Belanda sejak 2013, Amerika Serikat sejak 2019, serta menjangkau sejumlah pasar di kawasan Asia-Pasifik.
Pada tahun 2024, portofolio BINTANG juga diperluas melalui kehadiran BINTANG Crystal di Timor Leste. Ke depan, Multi Bintang Indonesia akan terus mengeksplorasi peluang ekspor ke berbagai pasar potensial lainnya. “Sebagai perusahaan yang telah tumbuh dan menemani masyarakat Indonesia selama 95 tahun kami terus berambisi untuk terus mengangkat serta memperkenalkan portofolio bir ikonik Indonesia ke mata dunia,” tutup Roland. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News