KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian menginisiasi program pengembangan industri kecil menengah (IKM) sektor pangan agar bisa lebih berdaya saing global. Upaya strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran Indonesia Food Innovation (IFI). "Kami terus memacu IKM pangan di Indonesia supaya punya inovasi, baik itu dari produknya maupun proses produksinya. Selain itu, kami mendorong mereka mengutamakan bahan baku utamanya dari sumber daya lokal," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih pada peluncuran IFI 2020 dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Selasa (25/8). Dirjen IKMA menjelaskan, program IFI dapat menumbuhkan inovasi dan pengembangan (scaling-up) bisnis khususnya pada sektor IKM pangan. "Jadi, kami berharap mereka menjadi sektor usaha yang marketable, profitable, dan sustainable," kata dia.
Genjot inovasi IKM pangan, Kemenperin luncurkan program IFI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian menginisiasi program pengembangan industri kecil menengah (IKM) sektor pangan agar bisa lebih berdaya saing global. Upaya strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran Indonesia Food Innovation (IFI). "Kami terus memacu IKM pangan di Indonesia supaya punya inovasi, baik itu dari produknya maupun proses produksinya. Selain itu, kami mendorong mereka mengutamakan bahan baku utamanya dari sumber daya lokal," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih pada peluncuran IFI 2020 dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Selasa (25/8). Dirjen IKMA menjelaskan, program IFI dapat menumbuhkan inovasi dan pengembangan (scaling-up) bisnis khususnya pada sektor IKM pangan. "Jadi, kami berharap mereka menjadi sektor usaha yang marketable, profitable, dan sustainable," kata dia.