JAKARTA. Bank Negara Indonesia (BNI) menargetkan pertumbuhan kredit tahun depan sebesar 14% sampai 16%. Target ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi Bank Indonesia yang berada di kisaran 12% sampai 14%. Sampai akhir tahun bank berticker BBNI ini menargetkan jumlah penyaluran kredit sebesar Rp 320 triliun dari posisi September 2015 sebesar Rp 307,1 triliun. Jika ditargetkan tumbuh 14%-16%, maka kredit tahun depan diprediksi mencapai Rp 364,8 triliun sampai Rp 371,2 triliun. Direktur Utama BNI Achmad Baequni mengatakan, portofolio penyaluran kredit tahun depan masih tidak berbeda jauh dibandingkan tahun ini. Untuk segmen bisnis banking diprediksi masih menyumbang 70% dan untuk bisnis konsumer sebesar 17%
Genjot kredit, BNI fokus garap infrastruktur
JAKARTA. Bank Negara Indonesia (BNI) menargetkan pertumbuhan kredit tahun depan sebesar 14% sampai 16%. Target ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi Bank Indonesia yang berada di kisaran 12% sampai 14%. Sampai akhir tahun bank berticker BBNI ini menargetkan jumlah penyaluran kredit sebesar Rp 320 triliun dari posisi September 2015 sebesar Rp 307,1 triliun. Jika ditargetkan tumbuh 14%-16%, maka kredit tahun depan diprediksi mencapai Rp 364,8 triliun sampai Rp 371,2 triliun. Direktur Utama BNI Achmad Baequni mengatakan, portofolio penyaluran kredit tahun depan masih tidak berbeda jauh dibandingkan tahun ini. Untuk segmen bisnis banking diprediksi masih menyumbang 70% dan untuk bisnis konsumer sebesar 17%